Software As A Service, As A Business (3)

Jogiyanto dan Abdillah (2011, h. 14) mendefinisikan tatakelola TI sebagai suatu struktur dan proses pengambilan keputusan TI di tingkat korporat untuk mengarahkan perilaku yang diinginkan dari insan TI dan memastikan keberhasilan TI dalam rangka penciptaan nilai bagi para stakeholder. Secara umum Business Intelligence (BI) merupakan sebuah proses untuk melakukan ekstraksi data-information operasional perusahaan dan mengumpulkannya dalam sebuah knowledge warehouse yang selanjutnya diproses menggunakan berbagai analisis statistik dalam proses knowledge mining, sehingga didapat berbagai kecenderungan atau pattern dari knowledge (Choirul, 2006).

Menurut Nadia Branon, Business Intelligence merupakan kategori yang umum digunakan untuk aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa, dan menyediakan akses pada information agar dapat membantu pengguna dari kalangan perusahaan agar dapat mengambil keputusan dengan lebih baik dan tepat.

E-Commerce Consumer to bussines (C2B) adalah suatu mannequin bisnis dimana seorang konsumen (individu) dapat menjadi seorang konsumen yang menawarkan berbagai produk maupun pengembangan produk itu sendiri atau menawarkan jasa kepada perusahaan tertentu yang nantinya perusahaan membayar jasa atau produk tersebut, konsep ini merupakan kebalikan dari bussines to shopper (B2C).

A report like this must be very interactive and versatile; needs to be able to pull in data components from various completely different sources; be capable of format the report so that the business supervisor can shortly get answers to their business query.

Sehingga hubungan antara data business intellegence dan knowledge warehouse adalah saat penyampaian information business intelegent sebagai teknologi yang dipakai untuk menyajikan knowledge warehouse tersebut sehingga memudahkan para petinggi perusahaan untuk mengambil keputusan.